PEKANBARU | RADARGEP.COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, beserta jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam rangka mempererat sinergi antarinstansi sekaligus membahas peningkatan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, Jumat (13/02).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama pembinaan mental dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pentingnya dukungan dari Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter warga binaan.
“Kami menyadari bahwa pembinaan kepribadian, khususnya di bidang keagamaan, memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku warga binaan. Melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, kami berharap program pembinaan dapat semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Yuniarto.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan mental dan spiritual menjadi salah satu fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial. “Tujuan akhir dari pembinaan di Lapas adalah agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran hukum, serta mampu berkontribusi secara positif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Pekanbaru menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program pembinaan melalui penyediaan penyuluh agama, peningkatan kegiatan keagamaan, serta kolaborasi dalam berbagai program pembinaan mental spiritual di Lapas Pekanbaru.
“Kami menyambut baik silaturahmi dan sinergi ini. Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral dalam pembinaan umat, termasuk warga binaan di Lapas. Kami siap mendukung melalui penyuluh agama, peningkatan kegiatan keagamaan, serta program pembinaan mental spiritual yang berkelanjutan,” ungkap Syahrul.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, sehingga program pembinaan kepribadian bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif yang nyata. (**/Arman Harefa)














