Bagansiapiapi, RadarGep — Sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendatangi kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil, Kamis (3/9/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan kurangnya transparansi dalam alokasi anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kerja sama publikasi media.
Poin-Poin Utama Berita
Tuntutan Transparansi: Para wartawan menilai pengelolaan dana publikasi APBD TA 2026 tidak transparan, terutama karena banyak perusahaan pers yang telah melengkapi proses administrasi namun tidak mendapat respons dari pihak BPKAD.
Dugaan Diskriminasi Media: Peserta aksi menyoroti bahwa alokasi anggaran terkesan tidak merata dan tidak menjangkau seluruh media, khususnya media di luar kategori mainstream.
Pejabat Tidak di Tempat: Saat puluhan wartawan mendatangi kantor BPKAD untuk meminta kejelasan mekanisme kerja sama, Kepala Bagian BPKAD selaku pengambil kebijakan dikabarkan tidak berada di tempat.
Pernyataan Peserta Aksi
Dalam aksi tersebut, J Manullang, Kepala Biro Rohil media Radargep yang turut hadir, menegaskan bahwa anggaran yang bersumber dari APBD seharusnya dikelola secara adil dan profesional, bukan berlandaskan kedekatan atau alasan subjektif.
“Ketika anggaran publikasi media dengan sengaja hanya dialokasikan kepada media tertentu, iklan berubah menjadi alat pendisiplinan. Media yang dinilai jinak dipelihara, sedangkan media independen diasingkan dengan alibi permintaan dari pimpinan,” ujar Siregar.
Ia juga mengingatkan agar anggaran publikasi tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun pencitraan politik oknum pejabat. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, pejabat dilarang melakukan penyalahgunaan wewenang, melampaui wewenang, atau bertindak sewenang-wenang dalam mengambil keputusan.
Para wartawan berharap ke depannya alokasi anggaran publikasi di lingkungan Pemkab Rokan Hilir dapat diterapkan dengan asas keadilan dan merata bagi seluruh perusahaan pers yang aktif meliput di daerah tersebut.
(sm/sr)














