LABUHAN DELI | RADARGEP.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli resmi membuka Kelas Pemuridan bagi warga binaan, Kamis (26/2/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Nathania Ministry dan Yayasan Sahabat Allah untuk memperkuat pembinaan spiritual dan karakter.
Pembukaan kelas yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh warga binaan beragama Nasrani. Program ini dirancang sebagai bagian dari pembinaan kerohanian berkelanjutan guna membentuk perilaku positif selama masa menjalani masa pidana.
Fokus pada Perubahan Mental
Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli menegaskan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran krusial dalam proses reintegrasi sosial. Menurutnya, pemasyarakatan tidak hanya soal fisik dan keterampilan, tetapi juga pembenahan mental.
“Melalui kelas pemuridan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mendalami iman, tetapi mampu mengimplementasikan nilai kasih, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam keseharian. Tujuannya agar mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya dalam sambutan resmi.
Sinergi dan Pendampingan Intensif
Perwakilan dari Yayasan Nathania Ministry dan Yayasan Sahabat Allah menyatakan komitmennya untuk mendampingi warga binaan secara intensif. Program ini akan mencakup:
Pembelajaran Alkitab secara terstruktur.
Diskusi interaktif dan pendampingan personal.
Evaluasi perkembangan karakter peserta.
Kerja sama ini menjadi langkah nyata Rutan Labuhan Deli dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku, sesuai dengan fungsi pengayoman untuk membentuk insan yang taat hukum dan berakhlak mulia.
(Red/Dina Kesuma)














