BAGANSIAPIAPI | RADARGEP.COM – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dan selektif dalam menyerap informasi di media sosial. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah di tengah maraknya peredaran informasi yang belum terverifikasi.
Sekretaris Diskominfotik Rohil, Juliandra, menegaskan bahwa penyebaran berita yang belum jelas kebenarannya dapat memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
“Kami meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang terindikasi hoaks. Saat ini banyak narasi yang dibangun untuk menyudutkan pihak tertentu tanpa dasar yang jelas,” ujar Juliandra di Bagansiapiapi, Rabu (28/01/2026).
Juliandra menekankan pentingnya literasi digital di tengah percepatan arus informasi. Ia berharap warga melakukan verifikasi (cross-check) terlebih dahulu sebelum menyebarkan sebuah isu.
“Jangan sampai kita menjadi bagian dari rantai penyebaran hoaks. Pastikan sumber informasinya resmi dan kredibel agar suasana daerah tetap sejuk dan tidak terprovokasi,” tambahnya.
Ia juga mengajak para penggiat media sosial, influencer, serta konten kreator di Rokan Hilir untuk lebih produktif dalam menyajikan konten edukatif yang membangun daerah, alih-alih memicu polemik.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, Diskominfotik Rohil menyatakan kesiapannya memberikan klarifikasi cepat terkait isu-isu strategis agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Di sisi lain, Juliandra mengingatkan adanya konsekuensi hukum bagi penyebar berita bohong atau fitnah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
“Kritik itu boleh dan diperlukan sebagai fungsi kontrol, namun harus konstruktif dan berbasis data, bukan fitnah atau ujaran kebencian,” tegasnya.
Masyarakat yang ingin memastikan kebenaran informasi seputar kebijakan daerah dapat mengakses kanal resmi di situs Pemkab Rohil atau melalui akun media sosial resmi Diskominfotik Rokan Hilir. (**/Sm)













