PEKANBARU | RADARGEP.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan bagi warga binaan di Masjid At-Taubah, Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mental dan spiritual warga binaan selama bulan suci.
Acara dibuka secara resmi oleh Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Angki Setyo Andrianto. Sebanyak 100 warga binaan tercatat menjadi peserta dalam program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini.
Fokus Pembinaan Karakter
Angki Setyo Andrianto menjelaskan bahwa pesantren kilat ini bertujuan membentuk karakter dan akhlak warga binaan agar memiliki bekal positif saat bebas nanti.
“Kami berharap warga binaan memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Angki dalam sambutannya.
Tujuh Program Utama
Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendapatkan pendalaman materi yang terbagi dalam tujuh poin utama, di antaranya:
Tauhid dan Akidah: Penguatan landasan iman.
Tahsin Al-Qur’an: Perbaikan cara membaca kitab suci.
Penyelenggaraan Jenazah: Pelatihan fardu kifayah.
Adab dan Akhlak: Etika dalam kehidupan sehari-hari.
Praktik Ibadah: Tata cara wudhu dan sholat yang benar.
Huruf Hijaiyah: Program khusus bagi warga binaan yang belum bisa membaca Al-Qur’an.
Pihak Lapas berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan sarana introspeksi diri yang mampu mengubah perilaku warga binaan menjadi lebih produktif dan religius. (*/Ar. Harefa)














