MEDAN | RADARGEP.COM – Sebanyak delapan kali barak narkoba di kawasan Jermal XV, Kecamatan Medan Denai, telah digerebek dan dibakar aparat kepolisian dalam upaya memberantas peredaran narkoba.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvinn Simanjuntak, S.I.K., M.H. saat menggelar kegiatan Curhat Warga bersama masyarakat setempat, Kamis, (15/10/ 2026).
Kegiatan Curhat Warga yang mengusung tema “Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama” itu berlangsung di Warkop Restoran Mbak Ani, Jalan Jermal XV Simpang Keramat Indah, wilayah hukum Polrestabes Medan, dan diikuti sekitar 50 orang dari berbagai unsur masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kasat Binmas Polrestabes Medan, Kasat Intelkam Polrestabes Medan, Kapolsek Medan Area, perwakilan Danramil 0201-03/Medan Denai, Camat Medan Denai Tommy Prayoga Sidabalok, S.STP., M.AP., Ketua MUI Kecamatan Medan Denai H. Mukhlis Mukhtar, S.H.I., S.Pd.I., Lurah Denai Irwansyah, S.Pd., M.Pd., Lurah Menteng Nurdamayanti Siregar, S.E., M.AP., tokoh pemuda, Karang Taruna, pelajar, serta warga Jermal XV.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvinn Simanjuntak menyampaikan bahwa kawasan Jermal XV menjadi salah satu prioritas penindakan karena selama ini dikenal sebagai lokasi rawan peredaran narkoba dan perjudian. Ia mengungkapkan bahwa jajaran Polrestabes Medan telah melakukan delapan kali kegiatan penggerebekan dan pembakaran barak narkoba di wilayah tersebut.
Ia menjelaskan, dalam setiap penindakan, petugas kerap menghadapi perlawanan berupa pelemparan hingga pembakaran kendaraan operasional. Meski demikian, pihaknya tetap menjalankan tugas dengan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara tegas dan terukur.
Kapolrestabes Medan juga menekankan bahwa narkoba dan perjudian merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh orang tua dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas negatif lainnya.
“Kami ingin mengubah wajah Jermal XV yang selama ini dikenal sebagai kawasan narkoba dan perjudian. Ini tidak bisa hanya dilakukan oleh polisi, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Camat Medan Denai Tommy Prayoga Sidabalok menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes Medan atas langkah tegas yang telah dilakukan. Ia menilai kegiatan Curhat Warga menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait keamanan lingkungan secara langsung.
Pada sesi tanya jawab, Ketua Karang Taruna Kelurahan Denai Harry Doly berharap penindakan di kawasan Jermal XV terus dilakukan secara konsisten agar situasi keamanan dapat kembali seperti dahulu. Sementara itu, seorang warga bernama Susy menyampaikan keprihatinannya karena kawasan tersebut telah lama mendapat stigma negatif sebagai lokasi peredaran narkoba.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa pihaknya masih memiliki sejumlah strategi lanjutan untuk menekan peredaran narkoba dan mencegah berbagai tindak kejahatan yang kerap dipicu oleh penyalahgunaan narkotika, seperti pencurian, tawuran, dan aksi geng motor.
Kegiatan Curhat Warga ditutup dengan pemberian tali asih kepada warga dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
(**/Dina Kesuma)














