Home / Hukum / TNI/Polri

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Dugaan Penimbunan BBM di Bengkalis Marak, Masyarakat Minta Aparat Bertindak Tegas

Foto: Dugaan penimbunan BBM bersubsidi yang disalin ke dalam jeriken berukuran 35 liter

Foto: Dugaan penimbunan BBM bersubsidi yang disalin ke dalam jeriken berukuran 35 liter

BENGKALIS | RADARGEP.COM – Dugaan penimbunan BBM bersubsidi yang disalin ke dalam jeriken berukuran 35 liter kini tengah menjadi sorotan tajam di wilayah Bengkalis. Aktivitas yang memicu keresahan masyarakat ini terpantau terjadi di area lapangan Waterboom, Desa Wonosari, pada Rabu (1/7/2026) sore, di tengah kondisi kelangkaan bahan bakar yang kerap dikeluhkan warga setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 17.52 WIB, sebuah mobil dengan nomor polisi BM 1186 RT terlihat melakukan aktivitas pemindahan BBM dari tangki kendaraan ke sejumlah jeriken. Saat dikonfirmasi, pengemudi wanita yang berada di lokasi tersebut mengaku berasal dari Batam dan sedang mencari nafkah. Ia tidak menampik bahwa dirinya mengisi BBM jenis Pertalite ke dalam jeriken.

Pengemudi tersebut juga mengaku sempat melakukan pengantrean BBM di SPBU Selat Baru pada pagi hari, dan kembali mengantre di SPBU Jalan Lembaga, Desa Wonosari, pada sore harinya.

Tanggapan Pihak Terkait dan Harapan Masyarakat

Menanggapi fenomena ini, pihak media telah mengonfirmasi UPT Pariwisata Bengkalis agar lebih memperketat pengawasan keamanan di lokasi Waterboom. Hal ini bertujuan agar area publik tersebut tidak disalahgunakan sebagai tempat pemindahan muatan BBM yang diduga tidak sesuai dengan aturan distribusi BBM bersubsidi.

Di sisi lain, Jumadi selaku perwakilan KB FKPPI Bengkalis menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak Kodim 0303/Bengkalis. Koordinasi ini dilakukan untuk bersama-sama mengawasi kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara tidak wajar, mengingat kelangkaan BBM yang kerap terjadi di Pulau Bengkalis. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan bela negara di Markas Kodim 0303 Bengkalis, Kamis (2/7/2026).

Masyarakat Bengkalis berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dapat menindak tegas oknum yang diduga melakukan penimbunan BBM. Praktik ini dinilai meresahkan dan menyulitkan masyarakat luas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Distribusi BBM Menjadi Pertanyaan

Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis mencatat, rata-rata terdapat 12 hingga 14 armada tangki BBM yang masuk ke Pulau Bengkalis melalui kapal Roro setiap harinya. Secara global, pasokan tersebut mencapai 50 hingga 60 ton per hari untuk dua kecamatan di Pulau Bengkalis.

Angka pasokan yang dinilai cukup besar tersebut memicu pertanyaan publik terkait alasan masih seringnya terjadi kelangkaan BBM. Adanya dugaan mobil pribadi yang mampu menyerap hingga 100 liter BBM per hari dengan menggunakan jeriken disinyalir menjadi salah satu faktor yang memicu ketidakseimbangan distribusi di tingkat konsumen.

Masyarakat berharap, pihak berwenang dapat melakukan pengawasan lebih ketat di setiap SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*/Jm)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Binjai Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Tiga Pengedar Diamankan dengan 6,82 Gram Sabu

Daerah

Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Sajam Saat Patroli

Daerah

Tim Macan Belawan Bubarkan Tawuran di Mabar, Dua Pemuda Diamankan Bawa Sajam dan Knuckle

Daerah

Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

Daerah

Rayakan HUT ke-81 TNI, Kapolres Langkat dan Dandim 0203 Langkat Perkuat Sinergitas

Daerah

Seorang Residivis Curat Ditangkap Polsek Binjai Kota, Laptop dan Barang Bukti Diamankan

Daerah

Polsek Salapian Intensifkan Patroli di Pasar Tanjung Langkat, Cegah 3C dan Gangguan Kamtibmas

Daerah

Polisi Hadir di Jalan Raya Sejak Pagi, Sat Lantas Polres Langkat Wujudkan Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Masyarakat