Home / Hukum

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:18 WIB

Wujudkan Lapas Ramah Lingkungan, Lapas Pekanbaru Gandeng DLHK Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik

PEKANBARU | RADARGEP.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, Lapas Pekanbaru menjalin sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di lingkungan Lapas, Selasa (03/02).

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyusun program kerja sama yang mencakup penyuluhan pengelolaan sampah serta pelatihan pembuatan pupuk organik. Program ini diharapkan dapat mengubah stigma sampah dari limbah menjadi produk bernilai guna untuk mendukung kegiatan pertanian di dalam Lapas.

Hadir mewakili Kepala Dinas DLHK Kota Pekanbaru, Rima Septisia selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di area publik seperti Lapas merupakan langkah nyata dalam menjaga ekosistem kota.

“Kami sangat mendukung program ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan Kota Pekanbaru yang lebih bersih dan sehat, khususnya di area Lapas Pekanbaru. Melalui edukasi dan pelatihan teknis nantinya, kami berharap sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan potensi ekonomi dan edukasi bagi para warga binaan,” ujar Rima Septisia.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan DLHK Kota Pekanbaru dalam memberikan pendampingan teknis. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga bagian dari proses reintegrasi sosial warga binaan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DLHK Kota Pekanbaru atas kerja sama ini. Kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal keterampilan (skill) baru. Dengan mengubah sampah menjadi pupuk organik, warga binaan tidak hanya belajar mencintai lingkungan, tetapi juga memiliki modal kemandirian yang produktif untuk bekal saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkap Yuniarto.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, program akan dieksekusi secara kolaboratif di lapangan oleh Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) untuk mengoordinasikan proses produksi dan pelatihan teknis di lapangan dan Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) untuk memastikan partisipasi dari warga binaan berjalan sesuai proses pembinaan.

Melalui langkah ini, Lapas Pekanbaru diharapkan dapat menjadi institusi yang mandiri dalam pengelolaan limbah domestik sekaligus menjadi percontohan bagi unit pelaksana teknis lainnya dalam hal pelestarian lingkungan. (**/Arman Harefa)

Share :

Baca Juga

Daerah

8 Paket Sabu 4,67 Gram Diamankan, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar di Binjai Barat

Daerah

Polres Taput Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu, Disimpan di Dalam Topi

Daerah

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Daerah

Polda Sumut Intensifkan Penindakan, 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Diungkap dalam 24 Jam

Daerah

Satresnarkoba Polres Binjai Bekuk Empat Terduga Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi

Daerah

Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam

Daerah

Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045

Daerah

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital