Home / TNI/Polri

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:59 WIB

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kapolri Imbau Warga Atur Jadwal Pulang

MEDAN | RADARGEP.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang pada akhir Maret. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan yang ekstrem.

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret 2026, dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026,” ujar Kapolri saat meninjau Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3).

Pengecekan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini dilakukan secara daring bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia. Kapolri didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto serta jajaran Forkopimda Sumatera Utara.

Strategi Penguraian Kepadatan

Kapolri menjelaskan bahwa prediksi dua gelombang tersebut menjadi acuan bagi personel di lapangan untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas, terutama di Tol Trans Jawa dan jalur arteri.

Untuk mendukung kelancaran tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyarankan skema kerja fleksibel bagi para pekerja.

“Masyarakat disarankan menghindari puncak arus balik dengan memanfaatkan program work from anywhere (WFA) pada 25 hingga 27 Maret,” lanjutnya.

Selain itu, kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap diberlakukan hingga 29 Maret 2026, kecuali untuk angkutan logistik kebutuhan pokok.

Keselamatan di Destinasi Wisata

Tak hanya fokus pada jalan raya, Kapolri juga menyoroti titik-titik wisata yang dipadati pengunjung pasca-Idul Fitri. Ia menginstruksikan jajaran untuk memperketat pengawasan standar keselamatan.

  • Kapasitas: Memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi batas (overcapacity).

  • Peralatan: Menjamin ketersediaan alat penyelamat, khususnya di lokasi wisata air.

Modifikasi Cuaca dan Mitigasi Bencana

Terkait faktor alam, Kapolri menyebutkan bahwa Polri bekerja sama dengan BMKG melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menekan potensi hujan ekstrem yang berisiko memicu banjir atau longsor di jalur mudik.

“Alhamdulillah, upaya ini berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem. Namun, personel di lapangan harus tetap siaga di wilayah rawan bencana,” tegasnya.

Pesan Keselamatan

Menutup arahannya, Kapolri meminta pemudik untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah. Fasilitas pos terpadu dan rest area diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat layanan dan tempat istirahat.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang membuat pengamanan mudik tahun ini dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya. Polri berkomitmen tetap siaga hingga seluruh rangkaian arus balik selesai.

(**/Dina Kesuma)

Share :

Baca Juga

Daerah

8 Paket Sabu 4,67 Gram Diamankan, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar di Binjai Barat

Daerah

Polres Taput Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu, Disimpan di Dalam Topi

Daerah

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Daerah

Polda Sumut Intensifkan Penindakan, 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Diungkap dalam 24 Jam

Daerah

Satresnarkoba Polres Binjai Bekuk Empat Terduga Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi

Daerah

Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam

Daerah

Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045

Daerah

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital