BENGKALIS | RADARGEP.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Plt. Asisten Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, saat mewakili Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni pada kegiatan Wirid dan Jamuan Haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Haji Duri (IKHD) Kecamatan Mandau ini bertempat di Masjid Jami’ Aljauhar Duri, Minggu (26/7).
Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakannya, H. Hambali menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada seluruh jemaah haji asal Kabupaten Bengkalis yang telah menunaikan rukun Islam kelima pada tahun 1447 Hijriah. Pemkab Bengkalis berharap seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalankan mendatangkan keberkahan serta mengantarkan para jemaah meraih predikat haji dan hajjah yang mabrur.
“Semoga kemabruran haji tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi semata, tetapi mampu menjadi energi untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di tengah keluarga maupun masyarakat. Sebagai haji dan hajjah, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam akhlak, memperkuat syiar Islam, menjaga persatuan dan kerukunan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” ujar Hambali membacakan pesan Bupati.
Lebih lanjut, Hambali menilai tradisi wirid dan jamuan haji yang rutin digelar IKHD Kecamatan Mandau merupakan momentum strategis. Selain mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman spiritual sekaligus pengingat agar nilai-nilai kemabruran haji senantiasa terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Tradisi positif ini dinilai mampu memperkuat modal sosial masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian. Hal tersebut sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Bengkalis kembali menekankan bahwa arah pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pencapaian fisik semata.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga harus diiringi pembangunan mental, spiritual, dan akhlak masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, ulama, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” tegas Hambali.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula peresmian Aula Terbuka Pondok Modern Aljauhar IKHD. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu berfungsi sebagai pusat kegiatan pendidikan, pembinaan karakter, pengembangan potensi santri, serta wadah silaturahmi guna melahirkan generasi muda Islam yang berilmu dan berdaya saing.
Pemkab Bengkalis optimistis, dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang semakin representatif, Pondok Modern Aljauhar IKHD akan terus berkembang menjadi lembaga pencetak generasi unggul yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.
Acara wirid dan jamuan haji yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Misno
Perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR)
Ketua Umum IKHD Kecamatan Mandau, Drs. H. Afriadi
Ketua Pondok Modern Aljauhar
Jajaran asatidz, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota IKHD dan masyarakat yang memadati Masjid Jami’ Aljauhar Duri. (Kabul/Inf)














