Home / TNI/Polri

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:23 WIB

Operasi Keselamatan Toba 2026: Polda Sumut Ramp Check Kendaraan dan Tes Urine Sopir

MEDAN | RADARGEP.COM – Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara semakin mengintensifkan kegiatan preventif dan humanis di lapangan, khususnya melalui pemeriksaan kendaraan angkutan barang dan penumpang, termasuk truk dan travel, guna memastikan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Operasi yang telah berlangsung sejak 2 Februari 2026 ini tidak hanya menitikberatkan pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan kecelakaan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi.

Dalam kegiatan hari keenam, jajaran Ditlantas bersama instansi terkait melaksanakan ramp check dan pemeriksaan kendaraan angkutan umum serta truk, termasuk pengecekan kelayakan teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu, ban, kelengkapan surat-surat, hingga muatan.

Selain itu, para sopir angkutan barang dan travel juga menjalani tes urin sebagai langkah antisipatif untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun zat berbahaya lainnya.

Pendekatan ini dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama.

Berdasarkan data hingga hari ke-5 yang dilaporkan pada Jumat malam (6/2), tercatat total 6.114 penindakan pelanggaran lalu lintas. Rinciannya, penindakan melalui ETLE sebanyak 1.105 kasus, non-ETLE sebanyak 417 kasus, serta 4.585 teguran yang diberikan secara simpatik kepada pelanggar sebagai bentuk edukasi langsung di lapangan.

Secara perbandingan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama, total penindakan tahun ini menunjukkan tren menurun 48,6 persen, dari 2.664 kasus pada 2025 menjadi 1.368 kasus pada 2026 (data hari ke-5 perbandingan tahunan). Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa kegiatan ramp check dan tes urin terhadap sopir merupakan langkah konkret untuk mencegah kecelakaan fatal di jalan raya.

“Kami ingin memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan dan pengemudinya dalam keadaan sehat serta bebas dari narkoba. Tes urin ini adalah langkah preventif demi melindungi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menambahkan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif.

“Operasi ini bukan semata-mata soal penindakan, tetapi bagaimana kami membangun kesadaran bersama. Teguran yang diberikan adalah bentuk pembinaan, sementara penindakan dilakukan secara profesional dan proporsional,” tambahnya.

Polda Sumut mengimbau kepada seluruh pengusaha angkutan, sopir truk, travel, dan masyarakat pengguna jalan agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, tidak memaksakan diri saat lelah, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba demi keselamatan bersama.

Operasi Keselamatan Toba 2026 akan terus dilaksanakan secara konsisten guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Utara.
(Red/Dina Kesuma)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Langkat Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama, Perkuat Persatuan untuk Langkat Rukun dan Damai

Meranti

Polres Meranti tangkap Terduga Pelaku Kharhutla di Tanjung Gemuk Barang Bukti Diamankan

TNI/Polri

Wabup Muzamil Cek Posko Karhutla, Ingatkan Ancaman Terbesar Datang dari Manusia

Daerah

Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan

Daerah

*Polres Binjai Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor Di Parkiran Rumah Sakit & Tempat Kos-Kosan, Satu Tersangka Diamankan Tanpa Perlawanan*

Daerah

*Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar dan Seorang Pengguna Sabu di Hamparan Perak*

Daerah

Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli dan Pejabat Struktural Berlangsung Penuh Khidmat dan Kekeluargaan

Daerah

Polres Langkat Bagikan 500 Bendera Merah Putih, Bangkitkan Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat