Home / TNI/Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:08 WIB

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi dalam Dua Gelombang

MEDAN | RADARGEP.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terbagi dalam dua gelombang pada akhir Maret. Prediksi ini didasari oleh potensi peningkatan mobilitas masyarakat pascaperayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai memimpin pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara daring di Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/Bukit Barisan, serta jajaran unsur Forkopimda Sumatera Utara.

Jadwal Puncak Arus Balik

Kapolri merinci bahwa kepadatan volume kendaraan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada dua periode waktu yang berbeda:

  • Gelombang Pertama: 24 – 25 Maret 2026.

  • Gelombang Kedua: 28 – 29 Maret 2026.

“Prediksi ini menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk menyiapkan langkah antisipasi, baik dari sisi rekayasa lalu lintas maupun pengamanan di lapangan, terutama di jalur Tol Trans Jawa dan jalur arteri,” ujar Kapolri.

Imbauan Work From Anywhere (WFA)

Guna mengurai penumpukan kendaraan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyarankan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan kembali. Salah satu solusinya adalah pemanfaatan kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA).

“Masyarakat disarankan menghindari puncak arus balik dengan menjalankan program WFA pada tanggal 25, 26, dan 27 Maret,” tambahnya.

Pembatasan Angkutan Barang dan Keselamatan Wisata

Kapolri menegaskan bahwa pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap berlaku hingga 29 Maret 2026, kecuali bagi angkutan logistik kebutuhan pokok.

Selain jalur mudik, Polri juga memperketat pengawasan di destinasi wisata. Kapolri menginstruksikan jajarannya untuk memastikan pengelola wisata, khususnya wisata air, mematuhi standar keselamatan.

  • Kapasitas pengunjung tidak boleh melebihi batas (overkapasitas).

  • Ketersediaan alat penyelamat harus sesuai dengan jumlah pengunjung.

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Terkait faktor alam, Polri bekerja sama dengan BMKG dalam melakukan operasi modifikasi cuaca guna menekan potensi hujan ekstrem yang berisiko menyebabkan banjir dan tanah longsor di jalur utama.

“Manfaatkan rest area dan pos terpadu yang ada. Jangan memaksakan berkendara jika lelah, karena keselamatan adalah yang utama,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.

(Red/Dina Kesuma)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Geng Motor hingga Begal, Polres Langkat Gelar KRYD Dini Hari, Sejumlah Titik Strategis Disisir

Daerah

Respons Cepat Satnarkoba Polres Langkat: Gerebek Barak Narkoba di Dusun Ampera‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌‌

Daerah

Polres Pelabuhan Belawan Amankan Enam Orang dalam Operasi Sarang Narkoba

Daerah

Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan

Daerah

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan MUI, Ajak Bersinergi Berantas Narkoba

TNI/Polri

Pinjam Sepeda Motor Lalu Hilang Kontak, Pria di Tebing Tinggi Diamankan Polisi

Daerah

Polisi Bantu Warga Terdampak Banjir di Langkat, Salurkan Bantuan dan Atur Lalu Lintas

Advertorial

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Gubernur Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Sumatera Utara