Home / TNI/Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:48 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Tekankan Transformasi Polri Hadapi Tantangan Global

MEDAN | RADARGEP.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mempercepat transformasi menuju institusi modern yang mampu menghadapi perubahan zaman.

Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Polri dinilai tidak lagi cukup bekerja secara reaktif, tetapi harus mampu mengantisipasi setiap ancaman melalui pendekatan yang prediktif dan adaptif.

Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam amanat Hari Bhayangkara ke-80 yang dibacakan Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. saat memimpin upacara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (1/7/2026).

Dalam amanatnya, Presiden menyoroti perubahan lingkungan strategis dunia yang dipengaruhi rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi global. Situasi tersebut dinilai akan berdampak langsung terhadap stabilitas keamanan nasional.

Karena itu, Presiden meminta seluruh jajaran Polri meningkatkan kemampuan membaca setiap perkembangan situasi serta merespons secara cepat setiap potensi ancaman yang muncul.

“Polri tidak lagi bekerja secara reaktif, melainkan harus mampu bergerak secara prediktif dan adaptif dalam merespons dampak dinamika global serta menjawab setiap tuntutan publik,” demikian amanat Presiden yang dibacakan Brigjen Pol Sonny.

Presiden menegaskan bahwa transformasi Polri harus diwujudkan melalui lima langkah strategis, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.

Selain itu, Presiden juga meminta Polri memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi, mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat, serta membangun komunikasi publik yang lebih terbuka.

Menurut Presiden, tantangan keamanan di era digital berkembang jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Karena itu, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar Polri mampu menghadapi ancaman multidimensional, mulai dari kejahatan siber hingga kejahatan transnasional.

Presiden menegaskan, Polri masa depan harus menjadi institusi yang berbasis data, adaptif terhadap perubahan, kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sumut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara mewakili Gubernur Sumut, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sumut, pejabat utama Polda Sumut, pimpinan instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Menutup amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa tantangan Polri ke depan akan semakin berat. Namun dengan terus berbenah, memperkuat integritas, serta menjaga kepercayaan masyarakat, Polri diyakini mampu menjadi institusi yang semakin profesional dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang aman dan maju. (**/Dina Kesuma)

Share :

Baca Juga

Daerah

8 Paket Sabu 4,67 Gram Diamankan, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar di Binjai Barat

Daerah

Polres Taput Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu, Disimpan di Dalam Topi

Daerah

Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Daerah

Polda Sumut Intensifkan Penindakan, 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Diungkap dalam 24 Jam

Daerah

Satresnarkoba Polres Binjai Bekuk Empat Terduga Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi

Daerah

Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam

Daerah

Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045

Daerah

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital