Home / TNI/Polri

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:26 WIB

Polri Perpanjang Operasi Aman Nusa II, Ribuan Personel Tetap Siaga Tangani Dampak Bencana di Sumut

MEDAN | RADARGEP.COM – Penanganan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara terus menjadi fokus Polri. Polda Sumut resmi memperpanjang masa pelaksanaan Operasi Aman Nusa II 2025 selama 10 hari ke depan, menyusul masih berlanjutnya proses evakuasi, pendistribusian bantuan hingga pemulihan di berbagai lokasi terdampak.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bentuk komitmen penuh Polri untuk memastikan seluruh penanganan berjalan tuntas dan menyentuh seluruh titik terdampak bencana.

“Untuk Operasi Aman Nusa II 2025 akan diperpanjang selama 10 hari ke depan. Operasi ini untuk penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara,” ujar Ferry pada Rabu (10/12/2025).

Ferry menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai fungsi.

“Dalam operasi ini kami melibatkan ribuan personel, mulai dari Direktorat Samapta Polda Sumut, Direktorat Lalu Lintas, dan beberapa direktorat lainnya, termasuk juga personel di tingkat polres dan polsek,” ungkapnya.

Sejak hari pertama bencana, seluruh kekuatan kepolisian bersama instansi terkait sudah bekerja di lapangan mulai dari evakuasi korban, pengaturan jalur lalu lintas, pendirian posko, hingga distribusi bantuan logistik.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto telah menyampaikan bahwa Operasi Aman Nusa II resmi diaktifkan pada awal Desember lalu sebagai bentuk tindak lanjut cepat penanganan bencana di Sumut.

Whisnu menyebut, pelaksanaan operasi ini menjadi bagian dari instruksi langsung Kapolri agar Polri hadir maksimal dalam membantu percepatan penanganan bencana. Fokus utama operasi ditujukan untuk mendukung kinerja BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh unsur kemanusiaan.

“Dari pihak kepolisian, sesuai dengan arahan pimpinan, kami mengaktifkan Operasi Aman Nusa II. Intinya terkait dengan penanganan bencana, tujuannya membantu rekan-rekan dari BNPB untuk mendukung dan mempercepat pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana alam,” ujar Whisnu dalam keterangan sebelumnya.

Kapolda juga menegaskan bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, kekuatan gabungan Polri, TNI dan BNPB telah bergerak langsung untuk mengevakuasi warga terdampak, membuka akses jalur darurat, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.

Perpanjangan operasi ini diharapkan akan semakin mengoptimalkan penanganan lapangan, mempercepat pemulihan infrastruktur dasar, serta memperluas akses bantuan bagi warga yang masih membutuhkan. Dengan kekuatan penuh personel yang disiagakan, Polda Sumut memastikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
(Red/Dina Kesuma)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Langkat Pimpin Sertijab Kabag Sdm, Kasat dan Kapolsek 

Daerah

Polres Langkat Gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama, Perkuat Persatuan untuk Langkat Rukun dan Damai

Meranti

Polres Meranti tangkap Terduga Pelaku Kharhutla di Tanjung Gemuk Barang Bukti Diamankan

TNI/Polri

Wabup Muzamil Cek Posko Karhutla, Ingatkan Ancaman Terbesar Datang dari Manusia

Daerah

Digerebek Tengah Malam, Polres Karo Temukan Ganja Hampir 108 Gram di Rumah Buruh Bangunan

Daerah

*Polres Binjai Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor Di Parkiran Rumah Sakit & Tempat Kos-Kosan, Satu Tersangka Diamankan Tanpa Perlawanan*

Daerah

*Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar dan Seorang Pengguna Sabu di Hamparan Perak*

Daerah

Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli dan Pejabat Struktural Berlangsung Penuh Khidmat dan Kekeluargaan