BENGKALIS — Kegiatan bertajuk “Puan Junjungan Negeri” Sepekan Kenduri Adat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-514 Bengkalis sukses mempererat persatuan masyarakat.
Bupati Bengkalis yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis yang terus istiqomah menjaga, merawat khasanah adat, dan memperkuat identitas daerah. Upaya tersebut dinilai sebagai investasi berharga bagi generasi saat ini dan masa depan.
Bupati mengatakan, membangun daerah memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, terutama dengan LAMR Kabupaten Bengkalis.
“Acara ini membuktikan bahwa kreativitas yang digali dan dikembangkan oleh LAMR mampu memunculkan sinergi yang kuat serta keikhlasan untuk membangun daerah,” ujarnya di panggung utama Sepekan Kenduri Adat, Minggu (26/7/2026).
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Siti Aisyah, serta sejumlah tokoh seniman Negeri Junjungan.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa kehadiran pemerintah dalam acara ini tidak hanya secara fisik, tetapi juga untuk memperkuat persatuan, menjaga marwah, dan menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.
“Di usia yang telah melewati lima abad, Bengkalis memiliki sejarah perjalanan panjang. Negeri ini pernah berjaya menjadi kota perdagangan dan bandar yang besar. Melalui momentum ini, mari kita berkomitmen untuk membuhulkan tekad membuat Kabupaten Bengkalis terus berjaya,” ajaknya.
Kemeriahan panggung seni diisi dengan penampilan memukau dari para seniman lokal, di antaranya:
Tari Zapin Bismillah oleh Sanggar Sri Junjungan
Penampilan Raudatul Jannah sebagai pemenang kedua lomba mendodoi anak
Tari Tambal Gempita dari Sanggar Seni Melayu Setaman
Tari Timang Zapin dari Sanggar Bathin Sembilan Bengkalis
Tari Lempuk Negeri Junjungan persembahan Sanggar IAIN Datuk Laksamana Bengkalis
Penampilan tiga grup band dari Gaung Lajang Melayu
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati dan Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syaukani Al Karim menerima kenang-kenangan dari Perkumpulan Layang-Layang Melayu Anak Bengkalis.
Bupati menerima layang-layang bertema “Burung Camar”, sementara Ketua DPH LAMR menerima layang-layang “Kurau Jantan Laksamana Bengkalis” yang kini telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (Kabul/Inf)














